WAKTU

Ketika penantian tak lagi membuat penasaran, semua keinginan dan kenangan terbang dan menghilang terhapus oleh waktu, yang tersisa dari kenangan hanya pilu dan sakit kala menanti.

Terima kasih waktu

Advertisements

Yukihiro Awaji ( L’arc en ciel ) 46th 24 November 1968 – 2014

Tulisan ini diambil dari beberapa sumber dan ini cuma sedikit dari banyak kisah sang drumer dan ini cuma salah satu cara saya mengabadikan hari kelahiran nya.

Selamat Milad, Ulang Tahun, Happy Birthday,

Pertemuan Laruku dengan Yukihiro yang akhirnya dipinang sebagai drummer adalah sebuah ketidaksengajaan. Pria yang dikenal pendiam dan pemalu itu sebelumnya satu manajemen record dengan laruku dan dia kebetulan dia ngefans laruku, kalo menurut hyde (voc) dulu awal nya dia biasa saja permainan nya, dan hyde memang lebih memilih sakura (drumer lama yang terkena kasus narkoba) tetap di laruku.

Yukihiro lahir di Chiba, Jepang, 24 November 1968 dengan nama lengkap Yukihiro Awaji. Meski usianya paling tua dibanding Hyde (vokal), Ken (gitar) dan Tetsuya (bass), Yukihiro adalah personel yang paling “muda” bergabung.

Personel Laruku lainnya juga sering memanggilnya sensei (guru) karena ia senior dan punya pengalaman menjadi personel band Zil:Kill serta Die in Cries. Tapi kini ia dipanggil Yukkie oleh yang lainnya.

Laruku pertama kali bertemu dengan Yukihiro pada 1992. Kala itu mereka tidak saling mengenal hingga lima tahun kemudian Tetsuya tak sengaja satu elevator dengan Yukihiro. Pria penggila gadget itu ternyata rajin menonton konser Laruku dan sedikit banyak tahu sejarah band tersebut.

Laruku yang saat itu baru ditinggal Sakura memutuskan untuk mengajak Yukihiro sebagai additional drummer. Sakura memutuskan untuk keluar dari Laruku karena tersandung kasus narkoba. Kala itu kabarnya para personel Laruku lainnya juga harus ikut diperiksa terkait kasus Sakura.

Diajak bergabung dalam band idola tentu saja impian semua orang. Tapi Yukihiro tidak mau jual murah. Dulu Tetsuya harus pura-pura suka games ‘Evangelion’ lho untuk mendapatkan hati Yukihiro.

Bergabung dengan Laruku adalah tantangan besar bagi Yukihiro, apalagi band yang berdiri sejak 1991 itu sangat mencintai Sakura. Tak jarang kemampuan Yukihiro sering dibanding-bandingkan dengan Sakura. Yukihiro pertama kali main bareng Laruku untuk konser ‘Reincarnation 1997’. Ia juga mengisi drum dalam single ‘Niji’. Hingga tepat 1 Januari 1998 Yukihiro menjadi personel resmi Laruku.

Boleh dibilang, Yukihiro adalah personel paling misterius. Ia memang jarang bicara karena sifatnya yang pendiam. Selain itu Yukihiro juga sangat pemalu.

Hyde sering sekali mencandai Yukihiro di atas panggung, jika personel lain buka suara, Yukihiro memilih bersembunyi di balik perangkat drumnya. Jika Hyde mulai membongkar rahasianya, pria yang suka mengecat pirang rambutnya itu hanya bisa tertawa dan pipinya merona.

seperti member laruku lain Yukihiro juga punya band project bernama : Acid Android

Pada akhir nya Yukihiro adalah pembeda di musik laruku, dan sekali lagi selamat ulang tahun bapak pendiam.

Aku Kamu Mereka

Mungkin kamu memulai kebersamaan kita dalam ketakutan dan gamang sambil merelakan sepenggal masamu hilang dari peredaran.

Kita mengambil resiko itu.

Aku menerima tudingan sebagai pria tak setia yang mudah tergoda. Menampung segala cemooh dan menyimpan nya dalam hati rapat-rapat.

Lama kita membangun mimpi, tapi ini bukan dunia mimpi.
Jadi yang kita bisa lakukan adalah menghadapi kenyataan.

Aku sadar sekali hdup ada pilihan dan aku memutuskan tuk memilih, mengejar belahan jiwa yang sebenarnya aku sendiri ragukan keberadaan nya.

Karna kamu juga memimilih resiko itu, aku pikir ini cukup adil.

Kita pasti bisa mengatasinya berdua.

Nyatanya, kita tak selalu berhasil. Aku tak mau mundur, begitu pun kamu.

Maka kita trus melangkah walau banyak paku terinjak dan melukai kaki kita.

Orang-orang yang tersakiti keputusan kita bertepuk tangan melihat luka yg kita peroleh. ‘rasakan,’ begtu kata mereka.

Kita terus melangkah, berdua menghadapi semua, hingga pada akhirnya kita dapat berdamai.
Pelan kita keluar dari gamang.

Seperti tumbuhan cangkok yang hampir mati, cinta yang kita tanam bertunas bersama rumput halaman yg makin subur hijau melapisi tanah coklat dibawahnya.

Bagi kita masalah dan pertengkaran seperti air dan pupuk yang membuatnya jadi lebih sehat.

Kita lewati semua badai yg tak bersahabat.

Kita jalani semua dengan penuh ikhlas dan disinilah kita sekarang.
Di awal perjuangan cinta sejati, di atas pelaminan yang kita perjuangkan selama ini.

Depok, 14 November 2014